Home > Berita Hangat > Alasan Tibo Goyang Jaring Gawang Lawan

Alasan Tibo Goyang Jaring Gawang Lawan

Pemain Indonesia, Titus Bonai berselebrasi usai membobol gawang Thailand pada laga penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI/2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (13/11/2011). Indonesia menang atas Thailand dengan skor 3-1.

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi Titus Bonai di lapangan bersama tim nasional U-23 Indonesia dalam laga SEA Games XXVI cabang sepak bola sampai sejauh ini sangat memukau. Penampilannya di lapangan tergolong khas dan unik, mulai dari pergerakan, gaya rambutnya, selebrasi, hingga kebiasaannya setiap Indonesia memperoleh kesempatan untuk melakukan tendangan penjuru.

Seperti sebuah ritual, Tibo, begitu Titus Bonai kerap disapa, selalu menggoyang jaring lawan sebelum tendangan penjuru untuk Indonesia dieksekusi. Dia masuk ke area gawang lawan, menggoyang-goyang jaring bagian dalam dan kemudian keluar lagi sesaat sebelum berebut bola di depan gawang.

Berbagai spekulasi dan penilaian muncul terhadap aksi Tibo ini. Ada yang menilai aksi itu menghibur, ada pula yang menanggapinya serius. Namun sebenarnya, apakah alasan Tibo melakukan aksi tersebut? Dalam wawancara khusus Kompas.com dengan Tibo, pekan lalu, dia mengungkapkan alasannya.

“Setiap corner atau tendangan bebas saya pasti goyang jala. Tapi bukan ada apa-apa seperti mistik. Itu hanya membuat saya lebih termotivasi. Ada delapan gol musim lalu. Dengan goyang jala itu, saya seperti percaya bisa bikin gol,” ungkapnya sambil tertawa.

Tibo membantah aksinya seperti ritual mistik. Itu hanya kebiasaan unik sebagai salah satu alasan untuk membuat sepak bola menjadi menyenangkan baginya.

Aksi itu sudah menjadi kebiasaannya bahkan sebelum bermain untuk timnas U-23. Tibo sudah melakukannya sejak debutnya dalam PON 2008 di Kalimantan Timur hingga bermain untuk Persipura Jayapura.

Ditegur tapi tak kapok

Tak ada keberatan dari pihak lawan dan ofisial lawan sampai laga penyisihan Grup A SEA Games XXVI saat melawan Singapura. Tibo mendapat teguran keras dari wasit Supresencia Sistido Steve yang memimpin pertandingan, Jumat lalu.

“Saya memang ditegur wasit saat itu. Dia akan mengganjar kartu kuning bila saya goyang jala lagi,” kata Tibo saat dihubungi kemarin siang.

Namun, teguran itu tidak membuatnya kapok. Penyerang berusia 22 tahun itu tetap mencuri-curi kesempatan untuk melakukan kebiasaannya tersebut. Agar tidak terlalu kentara, suami dari Novalia Estaneda Metiaman dan ayah dari Natalie Christanalia Bonai ini mengaku hanya memegang sedikit jaring gawang Singapura.

Dalam laga melawan Thailand, tadi malam, Tibo masih setia menggoyang-goyang jaring. Salah satu aksinya itu mendahului gol kedua Indonesia yang dicetak melalui sundulan Patrich Wanggai.

Dalam perebutan bola di depan gawang setelah tendangan penjuru di babak ke-62 itu, Patrich bisa mencetak gol dengan sundulan keras. Gol ini membuat Indonesia unggul sementara 2-1.

Sayangnya, Tibo juga melakukan aksi menggoyang jaring gawang Indonesia saat wasit memberikan kesempatan penalti kepada Thailand. Kapten “Gajah Putih” Ronnachai Rangsiyo yang tampil sebagai eksekutor sukses menjaringkan bola pada menit ke-51 ke gawang Kurnia Meiga sebagai satu-satunya gol Thailand malam itu.

“Setiap corner atau tendangan bebas saya pasti goyang jala. Tapi bukan ada apa-apa seperti mistik. Itu hanya membuat saya lebih termotivasi,”
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: